RSS

Kelanjutan “Tiga Cinta Tiga Luka (Kisah 9)

11 Jul

Tanjung Bira

(Kisah 9)

Beginilah kehidupan warna-warni ibu kota yang segala sesuatunya dapat dijual bahkan di obral di pinggir jalan. Awing yang menjadi saksi kunci redupnya lampu jalan hertasning akan menjadi kisah tersendiri baginya akan kerasnya tamparan moderenisasi dan kebutuhan hidup yang meroket tak berujung.

“Hidup tak semulus paha Trio Macan” ungkapan yang tepat bagi siapa saja yang berada dibarisan perjuangan yang sedang meniti lika-liku kehidupan.

Setelah kejadian malam itu “Sex in the Car” Awing yang masih menyisahkan trauma kenikmatan di pelupuk mata dan angannya hanya menyerukan kepada kawan-kawin aero net agar lebih cerdas dalam memaknai peta kehidupan ibu kota yang terjal mendaki, disisi lain Ichal dengan wajah cuek-cuek tapi butuh hanya menyayangkan mengapa bukan kami didalam mobil itu…!!! Wkwkwkwk… serentak Pandev dan Idhil melepas tawa di pekerangan Aero net yang menjadi TKP kemarin malam.

Sebelum agan-agan membaca kelanjutan kisah novel ini, kami segenap Keluarga Besar Aero net berterimakasi yang sebesar-besarnya atas kunjungan agan-agan yang telah berpartisipasi dan ikut meramaikan/membaca blog ini https://busurcinta.wordpress.com

Hari berganti begitu cepat, istana cinta Aero net yang dihuni kaum-kaum narsis dan pujangga kesasar kini beraktifitas seperti sedia kala. Dilla, norma, Nur, morin, ayhi, nining, ifha dkk yang setiap pagi berkunjung ke Warnet kami untuk upload foto pesbuk juga masi setia menemani kawan-kawin aero net.

Hari ini 25 April 2011.

Rina “My Bheibz” datang kewarnet lebih pagi dari biasanya, seperti biasa di bilik 8 kami selalu melepas kerinduan dengan cara khas kami setiap bertemu..!!! (Di Sensor) ehemmm…!!!

Di ujung pembicaraan saya dan Rina, ternyata Rina akan mengadakan acara perpisahan bersama teman-teman kelasnya dan meminta bantuan kawan-kawin Aero net untuk mecari tempat yang pass dan spesial untuk catatan akhir sekolah mereka, “Bagaimana klo di Tanjung Bira” ujar Ichal yang mewakili kampung halamannya di Bulukumba.

Tanjung Bira terletak di kabupaten Bulukumba adalah salah satu objek wisata terkemuka di daerah sulawesi-selatan dan memiliki daya tarik tersendiri dibanding objek wisata lain, apalagi kawan-kawin Aero net 99% orang Bulukumba (Ichal Mempertegas)

Oke.. Rina yang diberi kepercayaan sebagai Ketua Panitia acara itu menerima usulan Ichal tentang Tanjung Bira sebagai lokasinya tapi Rina harus diskusi dulu dengan teman-temannya, tepis Rina yang sejalan dengan Ichal. Bagai mana “Piymen” …?? Tanya Ichal meminta dukungan.. Yaa Okelah jawabku… terserah kamulah, klo bisa saya juga ikut…hehe “Bisa diatur beb, sayajie ketua panitia” pangkas Rina.

Keesokan harinya Rina datang lagi kewarnet abis isa, dari hasil diskusi bersama teman-temannya merekapun menyetujui Tanjung Bira sebagai lokasinya, Haydir yang juga berjiwa loyalitas tingngi siap menyediakan/meloby penginapan dan satu kendaraan sebagai kelengkapan perjalanan.

Besok lusa kita berangkat “kata Rina”, dan menyusuL Ichal dan saya sebagai tuan rumah di daerah itu. Sepertinya bakal ada peristiwa yang takterduga yang bakal terjadi pertegas Ichal sambil tersenyum 4L@y..

Lusapun telah tiba 27 April 2011. Dua Mobil telah berangkat duluan, pukul 12:00 saya dan Ichal memilih untuk menggunakan roda dua biar lebih cepat sampai dan menikmati perjalanan, maklum ini pertama kalinya saya berkunjung ke tanjung bira. Saya dan ichal tiba di Bira pukul 10 malam perjalanan yang panjang maklum lima kali singgah dan salah satu tempat yang paling lama kami singgahi daerah kampung halaman ichal yang mendadak kangen sama ibunya yang tercinta.

Sesampai di tanjung bira saya dan Ichal langsung berbaur dengan teman-teman Rina yang 90% Cewek-cewek Aduhay diantaranya Nyonya Laload, Putri Ceking dkk. ada dua laki-laki yang mendampingi mereka yang juga berstatus sebagai pacar dua dari gadis-gadis cantik teman Rina sebutsaja “Oskar dan Rival”. Sebenarnya masi ada dua lagi laki-laki teman sekolah Rina yang ikut tapi karena kedua lelaki itu sisi kelembutan dan kewanitaannya lebih menonjol makanya saya tidak menyebutnya sebagai lelaki 100% tetapi lelaki yang “Cantik tapi BerbuLu”..hehe “Setengah Dewa” ungkap kawandku pandev yang alergi dengan Lelaki setengah jadi…hehehe

Setelah ngobrol bersama teman-teman Rina saya dan Ichal bergegas kekamar untuk mandi maklum seharian bercumbu sinar mentari, pukul 23:00 Saya dan ichal Ngobrol-ngobrol dengan Rina dan Seorang temannya yang dari tadi melirik-lirik ichal dari kejauhan sebut saja “Eva”.

Ichal yang pandai membaca mimik wajah akhirnya juga melempar jangkar kemesraan ke Eva, badai kemistripun tak terbendung, Ichal sepertinya bertemu dengan permaisuri baru yang bakal menjadi goresan Cinta di hati mereka kedepannya.

Malampun semakin larut saya dan Ichal tidur sekamar berharap esok bakal ada catatan-catatan indah dalam perjalanan kami kali ini.

Pagi menyambut Bira yang begitu indah pagi ini. Seperti dugaan sebelumnya Bira jadi begitu berwarna dengan panorama alam yang diiringi hentakan kaki para gadis-gadis aduhay yang berlarian mengejar ombak dibawah bebatuan.

Ngumpul dengan cewek-cewek SMA asik juga kata Ichal yang dari tadi memandangi lekukan tubuh gadis-gadis dipantai itu satupersatu terutama Eva yang dari tadi melambaikan tangan ke arah Ichal…hehehe Waktu berlalu sangat menyenangkan hingga malam tiba kami seakan-akan hanyut dalam nyanyian alam dan tarian obak pantai Tanjung Bira.

Mentari telah beranjak pulang dan malampun menutupi klimaks bias-bias mentari. Waktu menunjukkan pukul 23:30 saya satu kamar dengan Ichal, namun begitu diluar dugaan Rina tiba-tiba datang mengetuk pintu dan ingin mengarungi malam bersamaku (woOow)… Sepertinya “IMAN” dipertaruhkan maLam ini…!!!

Kamipun tidur berdua di atas karpet dekat pintu dan Ichal yang sudah terkapar di ranjang yang jaraknya satu meter dari pembaringanku, Komplotan iblispun datang merasuki otakku dan membangkitkan siluman cinta dalam pikiranku, hingga diluar kendali yang cukup terkendali namun berharap tak terkendali… akhirnya kendali Semakin takterkendaLi .. !!! Dan Akhirnya …. (DI SENSOR) …ehheemm…

Hanyut dan Terdampar di istana iblis yang memainkan peran menuju gerbang kenikmatan “Surga Dunia” dan kuakui rasanya manis sekali dan rasa ingin kuulangi…!!! hehe … Mungkin ini Kado Ulang Tahunku yang jatuh dua Hari lagi dari Rina Malam itu.

Entah ichal benar-benar tertidur malam itu atau hanya pura-pura tidur “EGP”.. yang kutahu ichal memahami kejadian antara Aku dan Rina malam itu,  terlepas dari itu disetiap pembicaraan kami berdua, setiap saya menanyakan tentang Hubungannya dan Eva (Ichal) hanya tersenyum dan berusaha menyembunyikan sesuatu tentang hubungan mereka…!!! Hemm Curiga.com

Hari kedua di Tanjung Bira Surga Dunia kembali datang membungkam sisi religiusku dan akupun tak dapat berbuat banyak. Sama dengan tetangga kamarku yang desah suaranya menembus dinding kamarku yang terbuat dari papan ukiran..hehe

Waktu menunjukkan pukul 23:30 entah ada angin apa tiba-tiba ketegangan terjadi diantara mereka, ternyata Rina sedang bersiteru dengan sahabat dekatnya “Ria” yang juga teman sekolah Rina Waktu SMP dulu hingga sekarang.

Rina yang hanya bisa menangis dan menekan perutnya yang kesakitan terlibat adu mulut dengan “Ria” yang juga meneriakkan kata-kata kasar ke Rina. Saya selaku pacar Rina mendadak berpikir Dingin dan rasional berusaha untuk tenang dan tidak mengambil langkah diluar koridor dan dasar etika..ehemm (Mendadak Normal)

Akhirnya pukul 24:00 saya berusaha menemui Ria untuk berbincang-bincang dan mencoba mengklarifikasi kedua sahabat yang sedang terbakar emosi, jalur diplomasi yang saya temmpuh tidak sepenuhnya berhasil sebap Ria juga bersikeras dengan pendapatnya walau Ria juga sebenarnya ingin menghentikan perselisihan ini.

Karena saya merasa jalur diplomasi dan kekeluargaan belum sepenuhnya mencapai titik aman, sayapun meminta bantuan ke Oskar salah satu laki-laki yang dituakan dari dua laki-laki yang ikut bersama rombongan. Dari hasil pembicaraan kami berdua Oskar siap mendamaikan Rina dan Ria dengan cara mengklarifikasi dan mempertemukan mereka dalam satu forum bersama teman-temannya yang lain dengan tujuan untuk saling menjalin rasa persaudaraan dan keterbukaan karena ternyata diantara mereka masih kental akan komplotan-komplotan kecil yang justru dapat menimbulkan perbedaan perlakuan dan percikan-percikan konflik.

Oskar mengambil alih forum utama dan berhasil membuat mereka histeris, saya yang tidak ingin menjadi pendekar yang memihak maka saya harus tidak ikut campur secara terang-terangan. Dari hasil forum yang dipimpin Oskar semua unek-unekpun tumpah di malam itu dan akhirnya mereka sepakat untuk berdamai.

Sebagai ucapan perpisahan malam terakhir di Tanjung Bira malam ini ada acara menunggu pagi bersama teman-teman Rina di pinggir pantai, botol demi botol telah dikerahkan menepis dinginnya malam, tapi sayang saya bukan peminum yang hebat, berapapun banyaknya bukan masalah bagi saya tapi tidak kurang dari lima teguk yakin..!! saya pasti mendadak feminim…hehe

Rina, Eva dan Ichal tidak ikutan malam itu, mereka bertiga memilih berdiam diri dikamar semuanya saya serahkan ke Ichal untuk mengkoordinir Rina dan Eva yang penting Rina tidak bertindak aneh atas persiteruaannya dengan Ria beberapa jam yang lalau, kalau soal Eva terserah Ichal saja mau diapain juga saya tidak mungkin melarang, kalian sudah sama-sama mengerti tentang itu…!!! kalau sama-sama suka yaa…!!! Hehe

Pukul 04:00 saya kembali ke kamar, soal Surga Dunia yang ichal cari apakah sudah kesampaian atau belum yang jelasnya sampai saat ini saya pura-pura tidak tahu sajaLah…!!! Hehe

Pukul 11:00 saya berangkat menuju ke makassar, Rina yang masi ngambek gara-gara kejadian semalam bukan menjadi penghalang keberangkatan saya dan Ichal ke makassar, setelah pamit dengan teman-teman Rina yang lain sayapun berangkat kembali kemakassar dan sampai dengan selamat.

.

-( B E R S A M B U N G )-

.

Piymen@ymail.com

Nantikan Kelanjutan Kisah Novel “Tiga Cinta Tiga Luka” (Kisah 10)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Juli 2013 in NOVEL

 

Tag: , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: