RSS

Tiga Cinta Tiga Luka (Kisah 6)

18 Feb

Wanita Caka Mata

(Kisah 6)

 

Selamat jalan “Mega” semoga engkau tenang di alam sana… Amin

Hari-hari pun berlalu begitu cepat. Aero Net yang dihuni kaum-kaum narsis Haydir dan kawan-kawin tetap menjalankan rutinitas seperti biasanya dan tak terkecuali dengan Ichal yang hobby mengkoleksi cewek di dunia “Maya” ..hehe

Entah ada angin apa tiba-tiba Ichal bertingkah aneh hari ini. Seorang Siswi SKAMERZ yang bercakamata dan berambut panjang terurai menjadi pusat pandangan Ichal pagi ini, sebut saja siswi yang bercakamata itu adalah “Yayu” hehe.. Siswi tingkat tiga jurusan Analis SKAMERZ. Yayu yang manis itu serentak merubah pandangan Ichal tuk berpaling ke cewek lain. Pagi ini Ichal ada perkuliahan tapi gara-gara siswi bercakamata itu Ichal mengurungkan niatnya dan terpaksa mengabaikan perkuliahan… dakhsyad…!!!

Ichal yang gemar gonta-ganti parfum mendadak aL@y hari ini. Ichal yang biasanya netral dalam memberi perhatian ke setiap pelanggan kini bertindak diskriminatif, di mata dan pikirannya hanya ada gadis itu dan gadis itu. Saya yang menjadi saksi kunci hari itu sebenarnya juga tertarik dengan gadis itu tapi sayang saya sudah punya “Rina”, yaa tak papalah biar Ichal yang bertindak sebagai eksekutor kali ini.

Setelah bercanda dengan “Yayu” Gadis “Cakamata” selama beberapa menit, dengan gaya canda Ichal yang khas dan menarik membuat Yayuk semakin betah ngobrol berlama-lama dengan ichal. Setelah ngobrol beberapa menit Yayu harus kembali ke skul maklum lagi fokus menghadapi ujian nasional, namun perjuangan ichal tak sia-sia karna kedepannya “Yayu” semakin sering ke warnetku lantaran ada Ichal di sana..ehemm

Saya juga masi ingat, Yayu yang punya wajah ayu ini ternyata punya kekuatan mencubit yang luar biasa, terbukti bekas cubitan yayu dipinggangku yang tak kunjung hilang. Saya tahu Ichal jadi bertingkah aneh saat Yayu mencubit pinggangku dengan lahapnya lantaran saya menyebut nama Ichal berulangkali di depannya..hee

Beberapa hari berlalu hubungan Ichal dan yayuk semakin dekat dan menunjukkan tanda-tanda romantika diantara mereka, Ichal yang seolah-olah tidak ingin bercerita banyak tentang Yayuk membuat saya untuk terus mendorong ichal agar memberanikan dirinya tuk menyatakan perasaannya.

Hingga tibalah saat-saat yang dinanti-nanti. Kali ini ichal akan berusaha mengungkapkan perasaannya ke Yayuk entah dengan cara berterus terang atau lewat bahasa tubuh. Sembari menunggu yayuk pulang dari les sore, seperti biasa Ichal berusaha menghilangkan ketegangan sambil mengisap sebatang rokok dan bermain gitar ungu di pekarangan warnet.

Taraaaa.. akhirnya Yayu keluar dari sarangnya…!!! Ichal yang hanya terdiam dan mengulur-ulur waktu memaksa saya harus mengambil langkah banding, bertindak layaknya pengacara pribadi ichal, saya yang tak mau kecolongan langsung menghampiri yayuk dan berusaha mempertemukan kedua mempelai ini..hehe Yayu yang kaget menyaksikan kekonyolanku hanya meminta saya untuk menyampaikan pesan bahwa dia (Yayu) ingin Ichal memberanikan diri dan datang ke Yayu tanpa perantara…!!! Mampus ko ChaL…. Hehe (Jalan Hertasning berceritra)

Ichal yang dari tadi kerjanya tersenyum sambil menarik langkahnya justru memperlambat dan menyia-nyiakan waktu dan akhirnya sangat diluar dugaan, Ichal yang mendadak feminim akhirnya tertinggal satu langkah, dua langkah, tiga langkah dan seribu langkah. Seorang lelaki dengan motor gede menghampiri Yayu dan memboncengnya pulang, spontan kami tercengak lesuh melihat target bersama orang lain. Siapakah lelaki bermotor besar itu..?? tanyakan pada rumput yang bergoyang…!!! Jawabku atas pertanyaan ichal yang dirundung kekecewaan.

Setelah kejadian itu Yayu tidak lagi main di warnet kami, saya yang mencoba berkomunikasi secara langsung dengan yayu tidak membuahkan hasil, sementara ichal yang dirundung kegalauan hanya dapat memasrahkan semuanya atas apa yang semestinya terjadi, yang ichal tahu kalau laki-laki bermotor gege itu adalah mantan pacarnya yang ingin rujuk kembali ke yayu. Seminggupun berlalu perlahan Ichal mulai melupakan kejadia waktu itu dan berusaha tampil seperti biasanya.

Ichal yang gemar memainkan gitar ungu milikku yang kuwakafkan ke Aero Net kini semakin sering menyendiri di parkiran warnet sambil memetik gitar. Haydir yang tersenyum dari tadi hanya berkomentar pendek tentang kejadian ini “Dari dulu beginilah Cinta Deritanya tiada Akhir” ucap haydir sambil menggeleng-gelengkan kepalanya..hehe

Sayapun mendatangi ichal yang duduk sendiri diparkiran warnet dan mencoba memeriahkan suasana, dari petikan gitar yang dimainkannya ternyata ichal merangkai sebuah lagu untuk Yayu yang dirindukannya dan sayapun mencoba membantu untuk menyelesaikan lagu itu dengan menyesuaikan beberapa kunci dan liriknya.

Kurang lebih lirik lagunya seperti ini :

“Love in SMAKERZ”

  • intro
    • Di tempat ini kumenantimu

Di depan depan sekolah kumenunggumu

Menantimu hingga jenuh menghampiri

Merindu hingga ke alam mimpi, semua karna “Cinta”

  • Reff
    • Aku takkan memikirkanmu, jika kau tak merindukanku

Aku takkan menyayangimu jika kau tak mencintaiku

Aku tahu kau telah memilih dia untuk menjadi kekasihmu

Mungkin kau telah bahagia akupun juga bahagia

“BERSAMBUNG”

Ke (Kisah 7)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2013 in NOVEL

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: