RSS

Tiga Cinta Tiga Luka (Kisah 5)

18 Feb

SELAMAT JALAN MEGA
(Kisah 5)

Sebelumnya saya mau bilang Selamat hari jadi Kabupaten SIDRAP yang ke 669 semoga makin jaya dan thak’s bertubi-tubi tuk kawan-kawin yang udah setia membaca Novelku yang berkisah tentang percintaan anak-anak warnet “Aero” yang diangkat dari kisah nyata kami dan rencananya penulisan novel ini akan berakhir di kisah ke 12

Semoga agan-agan senang dan betah nongkrong di blog ane yang kusam ini..hehe

Seperti halnya kisah-kisah novel percintaan yang lain, kali ini saya akan sedikit mengisahkan beberapa penggalan-penggalan peristiwa yang sempat terekam dalam ingatanku dan juga membekas di hati sobat-sobit Aero Net tentang Kepergian seorang siswi SKAMERZ untuk selamanya ketempat yang jauh dan jauh yang hanya menyisahkan nama dan kenangan

Lanjutttttt gan……………..

Seperti biasa kader-kader galau Aero Net kembali ke markas, ngumpul dan bercanda bersama gadis-gadis cantik SKAMERZ sambil pasang gaya pasang aksi…!!! Hehe Kejadian semalam di rumahku yang dalam percakapan sebelumnya menjadi  “Top Komen” kini beralih ke hal lain saat seorang siswi SKAMERZ menyebut nama seorang siswi yang lama tak terdengar…!!

Dialah “MEGA” yang juga sahabat setia Aero Net, musibah bukanlah peristian yang dapat diterka dengan indrawi dan kecerdasan akal, hinga pada titik yang tak diharapkan usaha dalam kewaspadaan dan naluri tak mampu membendung peristiwa berdarah yang merengguk nyawa sahabat sekaligus adinda kami

Terlahir sebagai siswi yang cerdas dalam bertutur kata dan paras ayu, anggun dan alami membuatnya dikenal sebagai gadis yang ramah dan bersahabat, tak terkecuali dengan kami “Keluarga Aero Net”

Aku yang baru mengenalnya kurang lebih dua bulan lamanya, sudah terlibat jauh tentang keberadaannya diantara sahabat-sahabat yang lain. Senyumnya yang menggambarkan ketulusan dan kesungguhan membuat kami membuka sapaan keriangan disetiap “Mega” berkunjung kewarnet di pagi hari..

Namun sayang pagi itu dan untuk selamanya “Mega” tidak datang dan tak akan pernah datang lagi. Ichal, Haydir dan kawan-kawin yang lain hanya terdiam dan berusaha menyembunyikan tangis kehilangan disetiap ucapan dan geraknya.

Menjadi korban jambret dan pembunuhan tentu bukan pilihan dari adik kami “Mega”

Peristiwa itu 3 bulan yang lalu. Berawal dari keceriaan di malam itu saat “Mega” bersama sahabat-sahabatnya untuk melepas pergantian tahun 2010-2011, menurut keterangan dari sahabatnya AR yang menceritakan musibah yang merengguk nyawa sahabatnya disaat mereka pulang sehabis merayakan malam pergantian tahun, tuturnya dengan nada tersendat sembari membasuh air mata dipipi, AR memperjelas semuanya..

Saat itu dalam perjalanan pulang kami dihadang beberapa preman, dari mobil yang di tumpanginya bersama dengan teman-temannya yang lain seorang preman berusaha menarik tas milik “Mega” yang duduk di sebelah kiri tepat di samping pintu dengan kaca mobil yang terbuka, beberapa teman yang juga duduk disamping “Mega” berusaha meminta pertolongan dengan berteriak berharap ada warga yang mendengar dan menolong, namun sayang teriakan teman-temannya itu membuat si preman jadi panik dan akhirnya melayangkan badiknya ke arah korban dan tepat menusuk dada kiri sahabat kami “Mega”

Teman-temannya yang menyaksikan kejadian itu yang juga berada didalam mobil spontan panik dan akhirnya melarikan “Mega” ke rumah sakit terdekat, namun sayang beribu sayang darah yang tumpah dengan derasnya membuat nyawa sahabat kami “Mega” tidak dapat tertolong, ujar AR dengan sedikit berusaha menceritakan kronologi pembunuhan itu meski sedikit ada keanehan dalam cerita yang dia sampaikan ke kami.

Saya yang beberapa bulan lagi menyandang gelar Sarjana Hukum…ehemmm… tentu sedikit tertarik memberi kemungkinan-kemungkinan yang merengguk nyawa adik kami, apakah betul preman-preman yang diceritakannya itu benar-benar ada ?? kalau benar cerita itu adalah pengalihan untuk mengaburkan tesangka maka ….. ??? entahlah… biarlah aparat kepolisian yang mengungkap kasus ini agar tidak terjadi persepsi-persepsi yang beragam dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Setelah kejadian itu kami selaku abang dari adinda-adinda “SKAMERZ” hanya dapat mengingatkan dan berkaca dari kejadian ini, kiranya lebih berhati-hati dalam aktifitas sehari-hari.

Selamat jalan mega semoga kamu tenang dialam sana dan tuhan memberi tempat terbaik untukmu disisinya… Aminnn

Kejadian ini juga sempat kami abadikan dalam Blog yang kurang lebih isinya seperti ini :

Surat Untuk Tuhan…

Kep, Yth Tuhan yg Maha Kuasa

Di;

Surga.

.

Kaulah pencipta yang takpernah tidur

Kaulah penguasa dari segala rotasi kehidupan

Kehendak dan ketetapanmu adaLah bukti kaulah yang ESA

Tak ada yang dapat mematikan gerakmu, karna kaulah maha dari segala yg bergerak.

.

Awal 2011 kaubuktikan keperkasaanmu,

satu dari sosok yg tercinta kau abadikan dipangkuanmu,

satu mutiara penyejuk hati kau genggam dan takkan kembali lagi

dia adik kami yg lebih awal kau muliakan menuju kesempurnaan.

.

Tolong Jaga dia,

SeLimuti dia dngn kasihmu jika dingin mencubit kulit tipisnya

Naungi dia jika panas mengelus ubun-ubun kepaLa mungilnya

PeLuk dia jika Sepi menyapa,  meski dia tak takut akan gelap

jaga dia disurgamu tempat yg kau janjikan untuk para hambamu yg tak manja

.

Meski raut wajah kami ditaburi duka,

namun kami percaya, keputusanmu yg terbaik,

maka tempatkan adik kami ditempat yg terbaik,

seperti tempat dimana anak cucu adam mendambakan tempat itu.

.

Kami mohon,

jangan kau buat dia cemberut, sebap dia seLaLu menghadirkan keceriahan tuk kami,

jangan biarkan dia cemas, sebap dia tak pernah membuat kami gelisah,

jangan buat dia merasa bersalah, sebap dimata kami dia tak pernah menyalahkan,

jangan bentak dia, sebap dia tak pernah kasar dalam tutur katanya

.

Cintai dia sebap dia Tak pernah menabur benci, diaLah yg kami cintai dan diaLah yg pernah ada disisi, DiaLah sahabat bahkan saudara kami yg selalu ada di hati meski daLam keterbatasan.

.

Dia pernah ada disini, dengan senyum seLuas samudra, dengan kasih setinggi angkasa dan cinta sedaLam perut bumi, meski kini hanya tinggaL cerita,walau hanya tersisa lembar masalalu, namun yg kutahu dia seLaLu menjadi inspirasi bagi kami

Sekian Surat kami untukmu tuhan semoga kebijaksana dan taburan kasihmu menyertai adik kami

.

Makassar, 10 Maret 2011

(Aero  Net)

“BERSAMBUNG”

Ke (Kisah 6)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2013 in NOVEL

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: