RSS

TIGA CINTA TIGA LUKA (Kisah 4)

13 Feb

NADA-NADA DOSA

(Kisah 4)

Setelah kejadian sakral 22 maret kemarin, komunikasi saya dan Rina semakin mesra dan membuat iri mata yang memandang, layaknya dua insan yang sedang dilanda serbuk cinta bagaikan buLan yang memeLuk mentari.. hehe

Bang Haydir mungkin bernasib serupa dengan saya namun hanya kadar takaran yang membedakan, itu karena Haydir yang terbilang lebih mahir dalam hal percintaan, terbukti dengan usia cinta yang dijalani Haydir dengan “Rahma” siswi tingkat dua SKAMERZ yang dapat bertahan cukup lama, entah resep apa yang Haydir suguhkan dalam lika-liku cintanya sehingga dapat langgeng tanpa talak tiga.

Aku cukup mengenal Bang Haydir, dibalik ketegasan dan selera humornya ternyata Haydir juga memeiliki sisi lain yang mungkin membuat semua mata tercengak kaku. Haydir yang biasanya pendiam dan terlihat jantan mendadak anggun layaknya bunga kamboja jika lagi bermesraan dengan “Rahma” dengan ucapan Chayan…Chayanku…!!! Hehe diaLah pembunuh terkejam didunia dengan tato bunga mawar dilengan..!!! hehe Tapi kalau lagi ada masalah.. Tolong jangan mendekat…!!! Gempa 9,8 SR dan Tsunami aceh bisa berpindah ke warnet tempatku..hehe

Saya masi ingat kebiasaan haydir yang suka mengedit-edit fotonya dengan Rahma meski Rahma terkadang menanggapinya dengan senyum-senyum mengejek..hehe duduk berdua dibilik warnet sembari sedikit bernuansa genit, saya juga tahu akan hal itu karena sayapun demikian..hehe Meski terkadang ichal dan kawan-kawin selalu datang mengganggu mereka dan kalau tidak yaa “mengintip”.. hehe Aero Net adalah saksi bisu dimana cinta mereka tumbuh dan bersemi, berbeda dengan ichal yang sampai saat ini masi gemar menjomblo dan sibuk merayu teman-teman facebooknya yang tidak jelas, seperti itulah kebiasaan Ichal yang hobby bermain cinta di dunia “Maya”..hehe

Saya juga masi teringat sepenggal kisah unik diwaktu Bang Haydier mendadak ketagihan dengan jajanan anak SMA yang mangkal di depan SKAMERZ, maklum letak Aero Net tepat di depan SKAMERZ yang membatasinya hanya jalan raya, entah datangnya darimana tiba-tiba kami dikagetkan dengan Bang Haydir yang lagi berduaan dengan Rahma sambil makan “Syomay” dengan lahapnya, sementara sebelumnnya Haydir pernah bilang kalau syomay adalah jajanan yang tidak berkualitas..hemm wat hepen wit yuu bang..!! Nurma, Morin, A. Nur Latifa dan kawan-kawin enggan berkomentar siang itu, hanya terlihat senyum keanehan di pipinya saat menyaksikan haydir yang hanyut dalam kemesraan…!!! Hehe Epen kahh…!!

Cinta memang penuh misteri tak ada yang menyangka Bang Haydir mendadak Melow ala vierra dihadapan wanita yang memandangnya.. hehe Seperti itulah bang Haydir yang kecerdikannya dalam memainkan mikik wajah didepan wanita sungguh dapat dihadiahi “Rekor Muri”.. !!!  hehe

Itu Haydir… tentu beda dengan Ichal dan Idhil dua pemuda narsis yang terkadang heboh sendiri yang bisanya Cuma beli rokok batangan di warung kopi pak kamal.. hehe Nongkrong sehabis magrib sambil memanjakan lambung dengan Mie siram ala bunda kamal sembari mengusir pengat dan kebosanan seharian di warnet .. hemm

Sayapun mendadak teringat sepenggal kisah yang sedikit bernuansa dosa tapi nikmat, diwaktu anak-anak Aero Net berkunjung ke rumahku yang telah menjadi istana tikus dan sarang lebah, rumah yang terletak dipinggiran kota membuatnya sedikit beraromakan mistis dan cocok di jadikan lokasi adu nyali. Seperti biasa personil Aero Net semuanya berkunjung ke rumahku Ichal, Idhil, Awing dan Pandev kecuali bang Haydir yang lagi jaga warnet malam minggu bersama “Rahma”, Malam mingguan di Warnet “Asik juga”…!!! hehe

Sedikit bercerita tengtang sejarah rumahku yang terletak di daerah (BELANDA) atau “Belakang Daya” ini merupakan hasil buah karya dari bapakku sewaktu bintara dulu namun harus dikosongkan selama 7 tahun lamanya lantaran kami sekeluarga harus pindah ke kabupaten sidrap dikarenakan mutasi polisi yang mengharuskan bapakku menjalani pangkat barunya “Letnan Dua” sebagai Kepala Kepolisian Sektor di kecematan Tellu Limpoe Sidrap tahun 1999.

Setelah tammat SMU di pondok pesantren tahun 2006 sayapun melanjutkan kuliah dan kembali menghuni rumah itu, karena nuansa horor rumah itu terlalu kental dan seiring dengan kematian pamanku tahun 1998 silam yang konon kematiannya akibat pengaruh mistis dan mengakibatkan pamanku muntah darah hingga wafat dan menghembuskan nafas terakhirnya, kejadiannya tepat di teras samping rumahku. Terlepas dari kisah mistis tentang rumahku ada juga kejadian lain waktu semester dua dulu saya sempat terlibat adu jotos dengan preman yang berkuasa di daerah itu jadi saya mau tidak mau harus mengungsi dan gabung ke kost-kosan dan rumah teman kampusku sampai selesai kuliah.

Anak-anak Aero net yang mendengarkan kisah singkatku itu masing-masing menunjukkan ekspresi dan tingkahlaku yang berbeda-beda. Lirik saja Idhil yang setiap ke Toilet selalu minta di temani, begitupula Ichal dan Pandev yang pura-pura tenang sambil beralasan menggoyang-goyangkan kedua kakinya yang dari tadi gemetaran..!!! hehe disisi lain Awink yang pernah ketangkap polisi lantaran membawa badik juga menunjukkan mimik wajah kekhawatirannya sambil menggenggam badik ditangan penuh kewaspadaan “kawatir kita semua diserang preman kompleks yang lagi mabuk di lorongku” padahal gerbang rumahku tingginya dua meter dan terkunci rapat dari dalam,.!!! hehe

Aduh sepertinya ada yang terlupakan, Oohh iyaa… Malam itu kami kehadiran tamu kehormatan..hehe “Seorang Pelayar Hebat”  yang juga kerabat dekat ichal dari bulukumba, sebut saja salah satu “Kampung di Bulukumba” .. hehe dikatakan kampung karna disana hanya pepohonan yang mendominasi, saya pernah berkunjung ke sana dirumah Ichal.

“Pelayar Muda” yang akrab disapa Tuan Popeye ini akhirnya membuat malam itu menjadi cukup berwarna, betapa tidak beberapa minuman beralkohol dari berbagai jenis berhasil di hadirkan malam itu sebut saja minuman “Oplosan”..hehe baru berselang beberapa menit saja “Awing” sudah terlihat menunjukkan wajah seksinya dengan senyum-senyum ayu dibarengi dengan tatapan “Mata Cina” ..!!! padahal awing bukan keturunan Kong Hu Cu atau Lao tse… hehe

Malam itu berlangsung hangt dan penuh senyuman yang tidak jelas..!! hehe sampai tiba saat dimana Otak Suci “Awing” mendadak bereaksi dan kepikiran tuk menghadirkan seorang bidadari malam itu, ehemm…!!! hand phone yang digenggamnya jadi ketapel tuk melancarkan aksinya, koleksi nomer kontaknya yang dihuni kupu-kupu malam menjadi babak awal mengarungi pelabuhan dosa dengan layar kenikmatan di malam itu, tapi sayang…!!! Para kupu-kupu malam milik Awing sudah pada mengakar di perut lelaki lain, perjuanganpun nyaris kandas…

Ichal yang tidak mau kecolongan waktu, mendadak bereaksi mengambil motornya dan mengajak awing keluar menyusuri markas-markas “Ayam Potong” yang ada di sekitar kota Makassar. Tidak kurang dari 25 menit Ichal menghubungi kami dan berhasil menemukan Ayam Potong yang segar dan berbulu licin..!!! wow … tapi…ada tapinya kata Ichal harga Ayam Potongnya 250 ribu per ekor, kalau pesan dua harganya 400 ribu,. Menurut Ichal Ayam Potongnya sangat berkualitas dan T.O.P punya..!!! setelah saya bernegosiasi alias tawar menawar dengan “Ibu Permaisuri” dari Ayam-ayam asuhannya itu kami menyepakati dengan harga 300 ribu dua ekor dan tanpa pikir panjang Tuan Popeye menyetujuinya dengan suara taksabaran.. “BUNGKUS” chal …. Hehe

Tapi mimpi apa Ichal semalam..!!! tiba-tiba Permaisuri dari Ayam-ayam yang sudah kami pesan mendadak dibatalkan, karna lokasi tempat kami yang bartempat di pinggiran kota yang tergolong daerah rawan dan bertabur preman-preman “Patah Pensil” menjadi alasan pembatalan eksekusi kenikmatan malam itu…!!!

Adohh … “ANCUR” kata ichal sambil menggeleng-gelengkan kepalanya..!!! ternyata berbuat Dosa cukup sulit juga ungkap ichal sambil menghembuskan asap dari sebatang rokok di tangan, sabar Chal… Sabar…mungkin malam ini kita kurang mujur ucap “Pandev” yang dari tadi senyum-senyum meremehkan..!!! hehe

Sejak kegagalan malam itu, kitapun kembali ke pangkuan nyonya masing-masing, terkecuali ichal yang masi pakai sabun mandi mengatasi kegalauan “Senjata Tumpulnya”..!!! hehe

“Sorry Chal” hehe

“BERSAMBUNG”

Ke (Kisah 5)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Februari 2013 in NOVEL

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: